Amerta โ Aplikasi Manajemen Tagihan Air Terpadu
Nagih air desa tanpa bongkar berkas lagi
Amerta mencatat pemakaian air, menerima pembayaran, dan menyiapkan laporan bulanan pengelola air desa.
Adegan yang mungkin Bapak/Ibu kenali di loket
Pelanggan datang mau bayar tiga bulan sekaligus. Petugas membongkar tumpukan kertas tagihan satu per satu. Antrean di belakang menunggu, angkanya dijumlah manual.
Akhir bulan, laporan untuk desa disusun lagi dari awal. Catatannya tersebar di beberapa buku dan map. Yang keliru bukan petugasnya, tapi caranya.
Kenalkan, Amerta
Amerta adalah singkatan dari Aplikasi Manajemen Tagihan Air Terpadu. Amerta berarti air kehidupan, dan pekerjaannya memang soal air desa. Catatan meter, pembayaran, dan laporan bulanan berkumpul di satu tempat.
Begini tampilannya saat dipakai
Catatan meter sebulan, satu halaman
Petugas mengisi angka meter awal dan akhir, pemakaiannya terhitung sendiri.
Bayar beberapa bulan sekaligus, tetap cepat
Tinggal centang tagihan yang mau dilunasi, totalnya langsung muncul dan nota tercetak.
Laporan bulanan tinggal diambil
Pilih rentang tanggalnya, rekap pendapatan keluar, lalu disimpan atau dicetak.
Tampilan Amerta ยท data pada gambar hanya contoh
Yang terjadi di sebuah BUMDes di Karanganyar
- < 5 detik Mencari tunggakan berbulan-bulan Dulu lebih dari 5 menit
- < 1 menit Menyiapkan laporan bulanan Dulu makan waktu berhari-hari
- 500+ Pelanggan air yang tercatat Dulu tersebar di tumpukan kertas
- 10 bulan Berjalan tanpa putus Masih kami temani sampai sekarang
Cocok untuk pengelola seperti ini
- Pengelola air minum desa yang tagihannya masih dicatat di buku
- Petugas loket yang mencari berkas lama setiap ada pelanggan menunggak
- Bendahara yang menyusun laporan bulanan dari banyak catatan terpisah
- Pengurus dengan pelanggan terus bertambah dan mulai sulit dipantau
Kalau cara kerja di tempat Bapak/Ibu sedikit berbeda, ceritakan saja. Amerta bisa kami sesuaikan.
Yang sering ditanyakan
Berapa biayanya?
Menyesuaikan kebutuhan, karena tiap tempat cara kerjanya beda. Cerita dulu saja lewat WhatsApp, gratis, nanti kami hitungkan.
Petugas saya tidak bisa komputer, gimana?
Wajar, dan itu yang kami pikirkan duluan. Cukup buka Chrome di ponsel, tombolnya sedikit dan jelas. Kami temani sampai petugasnya lancar.
Setelah jadi ditinggal, ya?
Nggak. Di sebuah BUMDes di Karanganyar, sistemnya sudah 10 bulan berjalan dan masih kami temani. Ada pendampingan rutin setelah aplikasinya jadi.
Datanya aman?
Datanya milik kamu sepenuhnya. Kapan pun mau diminta, kami bantu keluarkan dalam bentuk Excel, tanpa biaya tambahan.
Mau lihat Amerta bekerja?
Bapak/Ibu cerita dulu cara kerjanya sekarang, kami tunjukkan bagian yang bisa dirapikan.
Ngobrol dulu, gratis